Review Film - Single (2015)

0 Comments



Mendingan mana,
nggak punya pacar tapi bisa jadi diri sendiri
atau punya pacar tapi cintanya itu dipaksain? 

-Single-


Hai temen-temen, maaf ya belum post review beauty product lagi. Akhir-akhir ini lagi sibuk banget, buat nonton film di bioskop juga mesti ngatur waktu banget. Ditunggu ya post tentang beauty product-nya. Sekarang, saya mau review film Raditya Dika terbaru yang berjudul 'Single'.

Sebelumnya mau ngucapin selamat dulu buat Raditya Dika dan seluruh yang terlibat pembuatan film Single, filmnya udah mencapai 1 juta penonton! Film-film Indonesia lain juga penontonnya ngga sedikit. Seneng banget karena sekarang film Indonesia sudah makin membaik dan orang-orang Indonesia juga banyak yang menghargainya dengan menonton di bioskop. 



Film Single berbeda dengan film-film Raditya Dika sebelumnya. Biasanya filmnya di adaptasi dari novel-novel karya Raditya Dika, sedangkan Single tidak/ Murni film fiksi biasa tanpa ada embel-embel pengalaman pribadi. Saya memang tertarik dengan kerjasama antara Soraya Intercine Films dan seorang Raditya Dika hasilnya akan bagaimana. Soraya Intercine Films sudah terkenal dengan film-filmnya yang selalu laris di pasaran seperti 5CM, Tenggelamnya Kapal Van Der Wijk, dan Supernova. Ternyata hasilnya memang apik. Mata saya dimanjakan dengan visual yang indah, pengambilan gambar yang bagus.



Ceritanya memang sama saja seperti film Radit lainnya, yaitu tentang seorang jomblo yang mencari cinta. Tapi, di Single, alur cerita lebih rapih. Radit tau film ini mau dibawa kemana. Saya suka dengan plot cerita film ini. Bercerita tentang Ebi (Raditya Dika), cowok berstatus single yang jatuh cinta pada perempuan yang baru pindah di kostan yang sama yang bernama Angel (Annisa Rawles). Ternyata, Angel punya abang-abangan yang bernama Bang Joe (Chandra Liow) yang sudah naksir Angel sejak lama. Dimulailah persaingan antara Ebi dan Bang Joe untuk memperebutkan hati Angel. Sahabat-sahabat Ebi yaitu Victor (Babe Cabita) dan Wawan (Pandji Pragiwaksono) selalu setia membantu Ebi untuk mendekati Angel. 



Untuk akting menurut saya semua berakting sesuai karakter dan porsi masing-masing sih. Untuk Anissa Rawles agak kurang ya, masih terlihat kaku sih, walau saya akuin dia cantik banget, senyumannya bikin film ini tambah manis. Visual film Single ini mewah banget. Sumpah, saya suka banget. Tidak hanya waktu di Bali saja, bahkan saat di kost, di hutan tempat pernikahan adiknya Ebi. Semua terlihat indah! Salut deh sama tim produksinya. Ada yang saya ngga suka dari film Single, pemutaran lagu Geisha terus-terusan. Harusnya di beberapa scene bisa pake lagu lain yang lebih asyik. 




Kalo lo lagi suka sama seseorang
lo pastiin....
itu cuma penasaran atau cinta?

-Single-


Overall, film Single ini adalah film Raditya Dika yang menurut saya paling bagus. Tidak melulu isinya joke seperti film-film sebelumnya, di film ini drama percintaannya pun konsisten dari awal sampai akhir, tidak lupa diselipkan joke-joke yang bikin saya ketawa ngakak. Dari segi plot cerita, setting lokasi yang indah-indah banget, musik yang asik dari Geisha dan D'Masiv, sinematografi yang super indah, filmnya enjoy dan manjain mata banget. 



Selamat menonton!


You may also like

No comments:

Powered by Blogger.